Yesus Hadir Melalui Mereka yang Dilupakan

Berfoto bersama di SLB Dena Upakara Wonosobo
Berfoto bersama di SLB Dena Upakara Wonosobo

Perjalanan para peserta DIDAYD Purwokerto yang akan melakukan eksposure ke Dena Upakara di Wonosobo dimulai pada pukul 08.00 pagi berjalan beriringan melalui Banjarnegara menuju ke Wonosobo. Tiba di Wonosobo jam 12 siang dan langsung menuju ke Yayasan Dena Upakara. Para peserta, mentor dan panitia DIDAYD disambut dengan hangat dan senyuman oleh para guru dan murid” yang ada di Yayasan Dena Upakara. Para peserta merasa senang sekali bisa hadir dan berinteraksi dengan para murid di Dena Upakara yang pada umumnya murid berkebutuhan khusus karena sama sekali tdk terlihat ketakutan atau rasa malu dari para murid yang terlihat hanya bahagia dan tawa bahagia. Para murid dengan bangga mempersembahkan sebuah tarian dengan judul “Dance Of Harmony” yang kembali membuat para peserta kagum dengan situasi bahagia tersebut. Kunjungan dilanjutkan dengan interaksi di kelas bersama guru dan murid dan kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama.

Dena Upakara memberikan teladan yang luar biasa tentang pelayanan dan kesabaran yang total dalam mendidik dan mendampingi para murid berkebutuhan khusus tersebut. Teladan ini sebagai orang muda katolik harus kita hidupi dan coba untuk dijalankan krena dengan demikian kita akan melihat kehadiran Yesus sendiri dalam diri murid” dalam Yayasan Dena Upakara. Joyfull Joss…Joss…

Selanjutnya pada pukul 14.00 WIB para peserta diajak untuk berjalan kaki menuju ke Gereja Paroki Santo Paulus Wonosobo. Sepanjang jalan di depan gereja para peserta AYD7-DID Purwokerto disambut oleh barisan anak-anak TK dan SD serta umat yang sangat antusias. Peserta diajak masuk kedalam gereja dan disugihi penampilan Paduan Suara Orang Muda Katolik Santo Tarsisius Wonosobo yang dengan rapih membawakan tiga lagu yang mengajak para peserta untuk menikmati perjumpaan ini dan selalu bersyukur kepada Tuhan atas hidup yang diberikan kepada kita sebagai Orang Muda selama ini. Setelah itu para peserta diajak untuk kedepan gereja untuk menikmati jajanan tradisional khas Wonosobo serta kembali lagi ditampilkan alunan angklung oleh siswa-siswi SD yang dengan apik menghibur para peserta, mentor, para Romo dan Uskup serta panitia yang hadir. Pada akhirnya para peserta pamit kepada umat Wonosobo untuk kembali lagi ke Purwokerto dan pada pukul 15.30 WIB para delegasi Jepang, Thailand dan Indonesia peserta DIDAYD beserta rombongan menumpang bis kembali ke Purwokerto. Wonosobo mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan bahagia dalam menjalani kehidupan ini dan jangan pernah putus asa. Joyfull….Joss….Joss….Purwokerto….Joss….😊🙏

Tim Media

David Laiyan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *