Delegasi AYD Jepang Mendarat di Yogyakarta

Selain anak-anak muda Katolik Thailand, Keuskupan Purwokerto juga menjadi tempat live in Delegasi AYD Jepang. Mereka mendarat di Bandara Adisucipto Yogyakarta. Empat orang OMK Purwokerto menyambut kedatangan mereka, yaitu Eric, Frisca, Yoga, dan Yanu. Melalui whatsapp pukul 22.20, pada Sabtu (29/7), Eric melaporkan bahwa mereka akhirnya bisa bertemu delegasi AYD Jepang. Sebelumnya pesawat sempat delay sekitar setengah jam.

Delegasi Jepang berfoto bersama saat rehat makan malam
Delegasi Jepang berfoto bersama saat rehat makan malam

Rombongan menikmati makan malam di Grafika Restoran Yogyakarta. Sekitar pukul 03.00 rombongan memasuki kompleks Rumah Retret-Gua Maria Kaliori Kalibagor Banyumas. Rombongan segera beristirahat menyusul rombongan AYD Jepang yang telah datang lebih dahulu. Terdapat satu peserta dari Jepang yang akan datang menyusul.

Bersama dengan delegasi AYD Thailang, anak-anak muda ini akan menyatu dengan OMK Keuskupan Purwokerto tinggal terbagi di 50 rumah keluarga Katolik di Purwokerto. Keluarga-keluarga tersebut berada di dua paroki yaitu Paroki St Yosep dan Paroki Katedral Kristus Raja Purwokerto.

Menurut Flora Novika, Koordinator Day in the Diocese (DID) Keuskupan Purwokerto, Purwokerto menerima 27 orang tamu Jepang dan 23 orang tamu Thailand, termasuk di dalamnya seorang Uskup,. Kesempatan DID berlangsung 30 Juli sampai dengan 2 Agustus.

Selama di Purwokerto, peserta AYD akan mengunjungi SLB Tuna Rungu Dena Upakara di Wonosobo. Anak-anak tuna rungu didikan Suster-suster Putri Maria dan Yosep (PMY) ini akan menyuguhkan sendratari. Pada hari ke tiga di Purwokerto, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok berkunjung ke Pondok Pesantren Mahasiswa An Najah di Baturraden dan mengenal pertanian di Sumbang, satu kelompok berkunjung ke komunitas penghayat kepercayaan di Adipala, Cilacap.

Tim media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *